
2.1. QUANTITATIVE SECTION
Banyak orang yang mengatakan bahwa bagian kuantitatif (matematika) dari GMAT adalah gampang. Pernyataan ini adalah benar tapi kurang komplit sehingga menyesatkan! Pertama, anda harus ingat bahwa nilai Anda adalah nilai relatif terhadap nilai peserta lainnya. Jadi, jika Anda menganggap bagian kuantitatif adalah gampang dan banyak orang berpikiran sama, nilai relatif Anda adalah rendah. Jika Anda hanya bisa mendapatkan nilai 60% saja untuk bagian itu, Anda harus belajar lebih keras lagi.
Kedua, karena bagian verbal tidak sulit - tapi sangat sulit-untuk dikerjakan, maka bagian kuantitatif adalah sarana untuk mengkatrol nilai total Anda. Dengan kata lain, kata "mudah" belumlah cukup. Beberapa teman saya ada yang mendapat nilai 98% untuk bagian kuantitatif. Artinya, 98% peserta GMAT di seluruh dunia mendapatkan nilai kuantitatif di bawah mereka. Merekalah yang berhak menyebut soal kuantitatif pada GMAT adalah "benar-benar mudah."
Sebelum berlatih mengerjakan soal-soal, hendaknya mathematics review berikut istilah-istilahnya (misalnya isosceles, quadrilateral, dsb.) serta petunjuk soal Anda pelajari benar-benar. Mathematics review pada buku terbitan ETS sudah cukup memadai.
Diluar dugaan saya, masih banyak rekan-rekan yang tidak mengerti maksud soal data sufficiency. Anda harus familiar dengan bentuk soal. Dalam ujian, Anda tidak boleh lagi bertanya- tanya: maksud soal ini apa sih?
Ketika Anda meneliti jawaban latihan Anda dengan mencocokkan dengan kunci jawaban, cobalah untuk mengerti sendiri kenapa Anda berbuat kesalahan. Janganlah tergesa-gesa untuk membuka pembahasan soal. Seperti pada TOEFL, cobalah kaji kembali teori di halaman muka. Jika ini tidak membantu juga, barulah dengan terpaksa Anda membuka pembahasan soal. Penjelasan quantitative section yang terdiri dari macam, yaitu problem solving dan data sufficiency, secara mendalam akan Anda temukan dibawah ini.
Banyak orang yang mengatakan bahwa bagian kuantitatif (matematika) dari GMAT adalah gampang. Pernyataan ini adalah benar tapi kurang komplit sehingga menyesatkan! Pertama, anda harus ingat bahwa nilai Anda adalah nilai relatif terhadap nilai peserta lainnya. Jadi, jika Anda menganggap bagian kuantitatif adalah gampang dan banyak orang berpikiran sama, nilai relatif Anda adalah rendah. Jika Anda hanya bisa mendapatkan nilai 60% saja untuk bagian itu, Anda harus belajar lebih keras lagi.
Kedua, karena bagian verbal tidak sulit - tapi sangat sulit-untuk dikerjakan, maka bagian kuantitatif adalah sarana untuk mengkatrol nilai total Anda. Dengan kata lain, kata "mudah" belumlah cukup. Beberapa teman saya ada yang mendapat nilai 98% untuk bagian kuantitatif. Artinya, 98% peserta GMAT di seluruh dunia mendapatkan nilai kuantitatif di bawah mereka. Merekalah yang berhak menyebut soal kuantitatif pada GMAT adalah "benar-benar mudah."
Sebelum berlatih mengerjakan soal-soal, hendaknya mathematics review berikut istilah-istilahnya (misalnya isosceles, quadrilateral, dsb.) serta petunjuk soal Anda pelajari benar-benar. Mathematics review pada buku terbitan ETS sudah cukup memadai.
Diluar dugaan saya, masih banyak rekan-rekan yang tidak mengerti maksud soal data sufficiency. Anda harus familiar dengan bentuk soal. Dalam ujian, Anda tidak boleh lagi bertanya- tanya: maksud soal ini apa sih?
Ketika Anda meneliti jawaban latihan Anda dengan mencocokkan dengan kunci jawaban, cobalah untuk mengerti sendiri kenapa Anda berbuat kesalahan. Janganlah tergesa-gesa untuk membuka pembahasan soal. Seperti pada TOEFL, cobalah kaji kembali teori di halaman muka. Jika ini tidak membantu juga, barulah dengan terpaksa Anda membuka pembahasan soal. Penjelasan quantitative section yang terdiri dari macam, yaitu problem solving dan data sufficiency, secara mendalam akan Anda temukan dibawah ini.

0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home